Tuli Akibat Penggunaan Headset Berlebihan

Written by on ,
tuli

Tuli akibat dari penggunaan headset berlebihan. Dijaman yang semakin maju ini, sudah sangat mudah ditemui alat – alat elektronik canggih yang mendukung gadget yang memang sudah canggih juga, seperti yang sering kita temui dan bahkan sering kita gunakan yaitu headset atau headphone, alat ini benar – benar mendukung eklusifitas pengguna gadget, seperti mendengarkan telepon dan sebagainya. 

Tidak hanya orang yang sudah dewasa, tapi kini anak – anak juga mengandrungi alat elektronik ini kebanyakan untuk main game. Tapi tahukah kamu, penggunaan headset sangatlah tidak sehat karena polusi suara yang kita dapatkan akan semakin besar apalagi volume yang kita setel sampai full memang asik sekali, dengan headset selain lebih ekslusif tapi juga semua instrumen yang hilang bila menggunakan sound system bila melalui headset kita akan mendengar semua instrumen itu dengan jelas, tapi penggunaan headset dengan intensitas yang tinggi ternyata bisa merusak kesehatan telinga juga loh.

Kerusakan pada telinga sudah sangat pasti terjadi karena sering, bahkan setiap hari mendengar sumber suara yang kencang dan memekakkan gendang telinga, kerugian – kerugian yang didapat karena terlalu sering menggunakan headset adalah : 
  1. Kerusakan pendengaran permanent ( tuli ).
  2. Kerusakan pada gendang telinga, bagian gendang telinga yang harusnya menahan suara kencang tidak akan berdaya besar bila kita mendengar suara besar secara dekat.
  3. Bisa membuat luka disekitar lubang telinga karena headset yang umumnya ada berbahan besi, bisa merusak kulit telinga yang sensitif.
  4. Akan menambah kotoran telinga lebih banyak.
  5. Bisa menghilangkan konsentrasi dan menimbulkan kelalaian bila menggunakannya sambil berkendara.
Jangan pernah memakai headset dengan waktu yang lama karena bisa merusak pendengaran kita sendiri, apalagi banyak juga kebiasaan buruk seperti mendengar sesuatu lewat headset sampai tertidur, saat tertidur headset tetap kamu pakai sampai pagi, pasti akan sangat buruk untuk kesehatan kuping kita bahkan berpengaruh pada otak , karena saat kita tertidur otak kita tidak ikut tertidur hanya beristirahat yang tadinya bekerja ekstra otak lebih santai bekerjanya otak tetap merekam apa yang kita lakukan apalagi jika kita tertidur dalam keadaan tv menyala , dan yang lebih parah headset menyala? Otak kan kembali bekerja keras untuk mengolah informasi dari indra pendengaran kita sampai kita menghentikan musik dan melepas headset, kasian kan otak kita.

Ada pula penggunaan headset saat sedang berkendara, sudah banyak ditemui, didengar dan dilihat tentang kecelakaan yang lagi – lagi karena penggunaan headset yang bukan momentnya, penggunaan headset yang digunakan dijalan akan memancing penggunanya menaikan volume handphone agar terhindar dari kebisingan jalan, akibatnya pengguna tidak mendengar klakson kendaraan lain, dan tidak bisa menghindar dari kecelakaan lalu lintas, jadi bila anda suka mendengarkan sesuatu lewat headset, pilihlah moment dan tempat yang baik.

Syarat – syarat menggunakan headset yang bisa menurunkan resiko kerusakan sistem telinga adalah sebagai berikut : 
  • Turunkan volume dari 100 edible menjadi maksimal 80 edible, atau 50 saja pada volume agar tidak memekakkan telinga dan menjaga gendang telinga.
  • Jangan terlalu lama menggunakan headset jangan lebih dari 1,5 jam karena selain berancam pada tuli, tapi bisa juga mengakibatkan infeksi pada lubang telinga akibat gesekan headset.
  • Gunakan headset pada tempat yang tenang dan sunyi agar anda tidak terpancing untuk terus menaikkan volume, karena bila anda menggunakan ditempat bising bisa memancing volume yang semakin tinggi.
Mudah – mudahan para pembaca bisa lebih bijak lagi dalam menggunakan alat elektronik pendukung, memang tujuannya membantu dan menjaga privasi penggunanya, tapi bila menggunakan hal terlalu berlebihan pasti akan banyak juga mudhorotnya daripada manfaatnya. ( Ayu Dyan A ) Penyakit Step dan Pencegahannya
.