Cara Menanam Cabe Atau Cabai Rawit Merah

Written by on ,
cara menanam cabe

Cara menanam cabe dirumah sendiri , bisa untuk area sempit. Akhir-akhir ini kebutuhan pokok harganya naik cukup signifikan, seiring dengan kebijakan kenaikan harga BBM yang dilakukan oleh pemerintah. Walaupun pada akhirnya harga BBM tersebut diturunkan sampe 2 kali mendekati harga awal namun harga-harga barang yang sudah terlanjur naik tidak ada yang bisa turun termasuk cabe / cabai.

Salah satu komiditi kebutuhan pokok di dapur yang harganya melonjak paling tinggi adalah cabe (bahasa jawanya lombok). Di pasar tradisional harga cabe berkisar antara 80.000 sampai 100.000 per kilogram saat tulisan ini saya posting. Harga cabe yang tinggi tersebut tentunya menguras dompet ibu-ibu rumah tangga terutama yang doyan sambel. Alangkah baiknya jika kita bisa punya pohon/tanaman cabe sendiri yang dapat kita petik jika perlu sewaktu-waktu secara gratisan. Tanaman cabe ini dapat ditanam di pekarangan rumah atau di media tanam seperti pot, polibag, kaleng dsb sesuka kita.


Cara Menanam cabe / Cabai Rawit dan cabe Merah

Cara menanam cabe rawit dan cabe merah relatif mudah. Bagi yang tidak mau repot atau ribet bisa menyebarkan biji cabe yang sudah tua ke tanah yang lembab, tunggu 2 sampai 3 minggu. Jika ada tunas atau tanaman yang muncul bisa dipindahkan ke dalam media tanam yang dipersiapkan seperti pot atau polibag. Jika enggan memindahkan bisa dibiarkan di tempat tumbuh dengan melakukan perawatan seperti pada umumnya yang dijelaskan nanti di bagian bawah.

Pembibitan tanaman cabe seperti ini tingkat keberhasilannya adalah 40%. Ada sebuah cara lain untuk pembibitan cabe dengan tingkat keberhasilan mendekati 90%. Caranya juga cukup sederhana dan mudah, yakni dengan pembibitan dengan media tisu atau kapas.
  1. Siapkan 3-5 lembar tisu atau kapas, basahi dengan air secukupnya.
  2. Tebarkan biji cabe (bisa biji kering/biji segar yang penting cabe tua) di atas tisu/kapas tersebut. Masukkan kedalam wadah tertutup dan taruh ditempat lembab. Wadah dapat berupa plastik putih 1/2 kg atau 1/4 kg yang ditiup melembung berisi udara dan diikat ujungnya. Untuk penyimpanan dapat di taruh di dalam kulkas paling bawah atau bisa juga di tempat yang lembab tidak terkena sinar matahari.
  3. Biarkan sampai benih berkecambah. Untuk cabe besar biasanya berkecambah pada hari ke 7 sampai hari ke 10. Sementara cabe rawit proses perkecambahan memakan waktu lebih lama, yakni sekitar 2 minggu.
  4. Pindahkan benih yang sudah berkecambah ke tempat penyemaian yang bisa berupa polybag kecil atau gelas air mineral yang bawahnya dilubangi dan diisi dengan campuran tanah + kompos. Tiap satu tempat satu benih. Taruh ditempat yang terlindung dari hujan langsung selama 4-5 minggu. Siapkan lahan yang akan ditanami cabe atau bila tidak punya lahan cukup siapkan tanah, sekam padi dan pupuk kandang atau kompos, diaduk rata.
  5. Masukkan kedalam pot, polybag atau kaleng tempat media tanam tersebut. Siram sampai basah. Cambah tanaman yang sudah berumur 4-5 minggu atau yang sudah memiliki 5 helai daun, dipindah secara hati-hati beserta tanah yang menyertai jangan sampai akar atau daunnya rusak. Pemberian tiang penyangga (istilahnya ajir) dilakukan 1-2 minggu setelah pindah tanam, tujuannya agar nanti setelah besar tidak roboh. Tiang penyangga terbuat dari bambu sepanjang 100 cm dengan jarak pada tanaman sekitar 10 cm. Tunas yang keluar dari ketiak daun dibawah cabang pertama diwiwil atau dipretel, begitu juga dengan bunga pertama dan kedua pada cabang pertama juga harus dipretel. Bunga dan cabang selanjutnya dibiarkan dan di pelihara.
  6. Untuk tindakan preventif disemprotkan pestisida seminggu sekali. Salah satu pestisida yang mudah di dapat ibu ibu adalah dengan menggunakan sunlight pencuci piring warna biru (tidak bisa warna lain) yang dicampur air dan disemprot ke tanaman. Pestisida jenis ini lebih aman daripada pestisida kimia buatan pabrik. Hama yang sering menyerang adalah belalang, semut dan ulat.
  7. Penyiangan perlu dilakukan setiap ada tanaman/rumput lain yang tumbuh (istilahnya gulma). Pemupukan dilakukan pada minggu ke-2, 4, 6 dan 8. Letakkan pupuk disekitar tanaman dalam bentuk lingkaran. Penyiraman dilakukan setiap pagi dan sore atau seperlunya. Semakin besar tanaman maka semakin sering disiram apalagi kalau tanaman sudah berbunga dan berbuah harus sering disiram.
cara menanam cabe
Panen pertama dapat dilakukan mulai 9 minggu setelah tanam, selanjutnya dilakukan pemanenan setiap 5-7 hari sekali. Akhirnya kita bisa menghemat uang belanja dengan memanen cabe hasil tanam sendiri. Itulah cara menanam cabe / cabai. ( Penulis: Munasyaroh ) Cara membuat pupuk organik
.